Tol Manado-Bitung Siap Beroperasi 2020

445
Tol Manado-Bitung Siap Beroperasi 2020

Pembangunan jalan Tol Manado – Bitung (Mabit) sepanjang 39,9 km, terus dikebut oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).  Maklum saja, pembangunan jalan tol ini  termasuk dalam proyek strategis nasional (PSN) yang tujuannya untuk  mengurangi biaya logistik beberapa produk ekspor yang melalui Pelabuhan Internasional Bitung. Tak hanya itu,  jalan tol ini juga akan mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, tol ini tidak hanya terkoneksi untuk pelabuhan dan KEK Bitung dan Tanjung Pulisan – Likupang saja, akan tetapi juga sebagai pendukung kawasan strategis pariwisata nasional Manado – Bitung – Likupang, termasuk akses menuju ke Pulau Lembeh. Ditambahkan oleh Menteri Basuki, sebagai terusan dari tol Manado – Bitung akan dibangun jembatan dengan panjang sekitar 1 Km. Pembangunan jembatan ini  mengunakan anggaran tahun jamak sebesar Rp 500 miliar yang konstruksinya akan dimulai tahun 2020.

Untuk diketahui, Jalan Tol Mabit dibangun dalam dua seksi, yaitu Seksi 1 Ring Road Manado-Sukur-Air Madidi (14 Km) dikerjakan oleh Kementerian PUPR. Untuk Seksi 2 Air Madidi – Bitung (25 Km) dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga Manado Bitung.Sementara untuk Seksi 2 Tol Mabit, dibangun menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi Rp 6,19 triliun. Dukungan pemerintah untuk pembiayaan konstruksi Seksi 1 sebesar Rp 3 triliun, merupakan instrumen untuk meningkatkan kelayakan investasj jalan tol Mabit.

Progres pekerjaan pada Seksi 1 yang sudah selesai  dibangun yaitu Seksi 1A Manado – Sukur (7 Km) dan Seksi 1B Sukur – Airmadidi (7 km). Sedangkan untuk Seksi 2 yaitu Seksi 2A Air Madidi – Danowudu (11,5 Km) progresnya 89,40 % dan Seksi 2B Danowudo – Bitung (13,5 Km) progresnya 31,20 %, ditargetkan dapat  beroperasi penuh pada April 2020.

Berita Lainnya  Papua Terang, PLN Bangun PLTS di 151 Lokasi

Jalan tol yang memiliki lima Simpang Susun (SS) yaitu, SS Manado SS Air Madidi, SS Kauditan, SS Danowudu dan SS Bitung ini, akan memangkas waktu tempuh Manado ke Bitung dan sebaliknya dari 90-120 menit menjadi 30 menit. Disamping itu dengan adanya tol Mabit, risiko kecelakaan lalu lintas di jalan arteri diharapkan akan berkurang.  

Kehadiran tol pertama di Sulawesi Utara ini juga akan menjadi faktor pendorong berkembangnya sektor pariwisata kawasan Manado – Bitung – Likupang yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo. Kawasan ini menjadi salah satu dari 5 kawasan pariwisata prioritas yang akan dikembangkan tahun 2020. Disamping itu masih banyak lagi objek wisata di Sulawesi Utara yang memiliki potensi dan belum dieksplorasi, seperti Pantai Serena, dan Air Terjun Kima Atas yang juga memerlukan dukungan infrastruktur.