“BUMN juga harus mampu benar-benar menunjukkan bahwa perannya sudah mencerminkan prinsip transparansi dan akuntabel. Serta membuka partisipasi publik dalam tata kelola perusahaan, harus di buka ruang kepada publik. Sehingga dapat dengan cepat mendorong transformasi organisasi di aspek kepemimpinan stratejik, tata kelola korporasi, perbaikan budaya korporasi, infrastuktur bisnis dan keselarasan korporasi,” ujarnya.
Disertasi Bambang Eka berjudul “Transformasi Organisasi Sebagai Determinan Corporate Hospitality dan Pengaruhnya terhadap Corporate Sustainability Melalui Reputasi Korporasi”. Variabel yang diuji secara empiris yakni kepemimpinan stratejik, budaya organisasi, tata kelola korporasi, infrastruktur bisnis, keselarasan korporasi sebagai determinan corporate hospitality.
Penelitian yang dilakukan menghasilkan model corporate sustainability yang bersifat lebih terintegrasi dan simultan, dimana konsep transformasi organisasi diletakkan sebagai determinan corporate hospitality. Selain itu, kepemimpinan stratejik juga menjadi pendorong terkuat pembentukan corporate hospitality.
“Semoga disertasi ini dapat menjadi sumber informasi untuk merancang strategi dan kebijakan perusahaan dalam rangka mendorong pertumbuhan bisnis dan terwujudnya corporate sustainability di BUMN. Sekaligus menjadi solusi kongkrit dalam memastikan bahwa praktik bisnis perusahaan tidak memicu dampak negatif lingkungan, sosial dan ekonomi,” tutup Bambang Eka.













